• Jelajahi

    Copyright © Resep Macaseo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    5 Tips Menanam Sendiri Tanaman Rimpang yang Bermanfaat di Dapur

    16/02/2025, 16:39 WIB Last Updated 2025-02-16T09:40:28Z

    Dalam dunia memasak, rempah-rempah adalah kunci utama yang tak boleh dilewatkan. Mulai dari jahe, lengkuas, kunyit, kencur, daun salam, hingga serai, semuanya mampu menghadirkan aroma dan cita rasa khas pada masakan. Bahkan, untuk semangkuk sayur sop sekalipun, seiris jahe bisa menjadi sentuhan kecil yang membuatnya semakin sedap. Tak disangka, hasilnya benar-benar menggugah selera.

    Tips Menanam Sendiri Tanaman Rimpang


    Menariknya, banyak rempah-rempah seperti jahe, lengkuas, kunyit, dan kencur yang tergolong rimpang, ternyata mudah dibudidayakan sendiri. Apalagi jika saat penyimpanan mulai bertunas, jangan buru-buru dibuang. Justru ini kesempatan emas untuk menanamnya kembali. Jika sudah tumbuh subur, tak hanya akarnya yang bisa dimanfaatkan, tetapi daunnya juga bisa menjadi tambahan bumbu masakan. Yuk, simak cara mudah menanam rempah-rempah agar dapurmu semakin kaya rasa.


    1. Cari bibit rimpang


    Mempersiapkan bibit rimpang yang sudah tua akan memudahkan tanaman tersebut tumbuh dengan baik. Pilih bibit rimpang yang berusia tua, yaitu dari rimpang berusia sekitar 9-10 bulan.


    Jika sulit didapat, belilah rimpang segar lalu rendam di dalam air hangat semalaman.  Setelah itu, potong bibit sebesar 2-3 jari atau 3-5 cm, lalu simpan hingga bertunas di tempat lembap tapi tidak basah, ya. Hindari juga sinar matahari langsung.


    2. Persiapkan tempat penanaman


    Tidak perlu khawatir jika kamu tidak punya lahan luas untuk bercocok tanam. Cukup sediakan plastik polybag, pot, atau ember bekas yang tidak terpakai untuk menanam bibit rimpang yang sudah disiapkan.


    Tempat untuk menanam ini juga akan memudahkan kamu saat panen nanti, tanpa harus menggali tanah dalam-dalam. Pastikan juga tempat penanaman ini punya cukup lubang di dasarnya agar air sisa penyiraman tidak menumpuk.


    3. Persiapkan media penanaman


    Untuk media penanamannya, siapkan tanah humus, pupuk kkamung dan sekam. Buat campuran dengan perbandingan 3 ember tanah dan 1 ember pupuk mix sekam. Setelah tercampur hingga gembur, masukkan tanah ke dalam tempat penanaman memenuhi ¾ bagian saja.


    4. Tanam dengan benar


    Jika bibit, tempat penanaman, dan media sudah siap, kamu tinggal menanam bibit. Masukkan bibit ke dalam tanah. Tempatkan mata tunas bibit di sebelah atas, lalu tutup bibit dengan tanah sepenuhnya. Jika kamu menanam di lahan tanah, beri jarak 20-30 cm diantara tiap bibit rimpang yang ditanam.


    5. Penyiraman & perawatan yang tepat


    Salah satu hal penting untuk perawatan tanaman rimpang adalah melakukan penyiraman dengan air secukupnya, setiap hari hingga tanaman tumbuh dengan baik. Tapi jangan terlalu banyak, sebab tanaman bisa busuk dan mati.


    Jangan lupa untuk menyimpan tanaman di tempat lembap yang terkena sinar matahari langsung. Rajin-rajinlah untuk merawat/membersihkan tanaman dari benalu, baik tanaman liar atau hama.


    Sudah siap bercocok tanam? Ohya, karena rimpang-rimpangan ini cukup lama masa panennya, kamu disarankan untuk terus menanam bibit setiap bulannya. Supaya saat tiba waktunya, kamu bisa terus-terusan panen. Tidak khawatir lagi deh dengan stok rimpang segar di dapur.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pengetahuan Dapur

    +